Saat suara tak mau bercerita, tulisan mewakili kata-kata untuk bercerita. Di sini. Menuliskan cerita, menyimpan harapan, membingkiskan rasa, dan membolak-balik kenangan. Di sini.

Arsip Bulanan: Februari 2012

gambarnya Cinta dan rindu saja ternyata tidak cukup menggaransi satu hubungan. Belum bisa menjamin apa pun. Bukan jaminan lalu aku diizinkan memelukmu seutuhnya. Bukan jaminan kita bisa saling memeluk sesuka hati. Tuhan sudah tentukan batas-batasan skenarionya sendiri. mencintai, dicintai, ternyata tidak sesimpel itu, untuk menjadi kekasih. Tuhan sudah buat garis pembatasnya sendiri. Antara sedih dan [...]


“Sebenarnya aku hanya ingin tahu apa alasanmu masih di sini?” perempuan itu bertanya sambil diam, di bangku teras yang agak lembab, langit sudah hitam sejak berapa menit lalu. Hanya bertanya dalam diam, tentu saja tak ada yang menjawab. Meski mungkin beberapa partikel udara sempat mendengarnya. Malam juga diam saja, pura-pura tidak tahu kalau ada pertanyaan [...]


Tidak ada jawaban, pertanyaan itu padahal sudah ditanyakan berkali-kali, dalam hati, sampai teriak, berkali-kali. Tidak ada jawaban. Gadis kecil itu mengacak-acak tumpukan daun kering di beberapa ujung jalanan berharap ada jawaban terselip di sana, tidak ada. Lalu dia mengorek tanah yang basah oleh hujan, kuku-kuku jarinya patah, masih mencari jawaban, tidak ada. Tidak ada jawaban. [...]


Rindu itu seperti elektron-elektron tak kasat mata yang warnanya tidak jelas, mungkin perpaduan merah muda dan ungu atau justru transparan dicampur biru dan hijau. lalu berputar di atas kepala, terbang tanpa rotasi, menuju satu nama yang sedang dipikirkan dalam kepala itu, menuju kepala si pemilik nama. Makanya kadang secara tiba-tiba kita terpikir wajah atau nama [...]


Harusnya perempuan bodoh itu sudah pulang, berhenti menunggu, semua klu yang angin katakan. Bukannya sudah amat sangat jelas? Entah dia menunggu apa lagi? Padahal benda-benda mati di sekitarnya pun sudah tahu kalau isyarat lebih ke kiri, ke kenyataan kalau yang ditunggu tak akan berangkat dari mana-mana, tak akan sampai ke sini. Perempuan itu memang bodoh-bodoh! [...]


“Sudah dihujani jutaan bait puisi cintamu tak juga berpaling padaku, Nona.” Laki-laki itu dengan suara paling patah hati sedunia. Bahkan di tanggalan yang ia sakralkan, hari kasih sayang katanya. Laki-laki bodoh yang mencintai perempuan dengan tumpukan kata-kata. Perempuan itu tak sekilas pun menoleh, dia tak tergubris dengan kata-kata manis dari siapa pun, dia tak terhenyuh, [...]


Di pinggir terotoar, gerobak pedagang sekoteng bercat merah-biru-hijau menepi di sana, di bawah pohon angsana. Sebuah bangku kayu panjang diduduki sepasang kekasih (sepertinya). Mangkok kecil di tangan mereka, sama, isinya, warna mangkoknya, dan bunyi denting sendok, sama. Tapi tiba-tiba si laki-laki bertanya setengah berbisik, “bagaimana rasanya?” Padahal aku yakin rasa sekoteng di masing-masingĀ itu pun sama. [...]


sesiapĀ apa pun kamu menyiapkan diri untuk patah hati, sesiap apa pun mengingatkan diri akan kehilangan akhirnya, sesiap apa pun menguatkan diri untuk sakit, pada saatnya tiba tetap saja merasa tidak siap dan lupa kalau sudah pernah menyiapkan apa pun. Patah. –17022012 gambarnya       silahkan saja… Silahkan saja pergi kemanapun, ajak dia juga, silahkan.. [...]


gambar ini aku ingin memberitahumu kalau rel kereta tidak patah hati. aku bisa mengajakmu membuat mereka disatukan. melepaskan mitos kalau rel selamanya hanya bersisihan tak bisa menyatu. kau mau tahu bagaimana caranya? seperti itu. kita jalan bersisihan di sepasang rel kereta, mengaitkan tangan, menyatukan jarak yang tak terlalu lebar antara sisi-sisi rel itu sebenarnya. menyusuri [...]


“Tapi aku yakin kau akan datang, pasti datang kan?” “Jangan terlalu yakin, silahkan cari hal lain yang bisa pasti kau tunggu, selain aku.” Kau tahu aku menangis tanpa suara, menelan sendiri air mataku, saat itu. Perih kata-katamu, aku tahu itu harusnya terdengar seperti kau membebaskan aku. Tapi entah aku memerih mendengarnya. Kau tahu? Tolong tak [...]



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 112 pengikut lainnya.