Benarkah Cinta Bisa Hadir Belakangan?

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

SELAMAT DATANG CINTA

Benarkah cinta bisa hadir belakangan?

sebuah cerita karya Juwita Purnamasari

 

 

Sinopsis :

Bahkan, sehari sebelum hari pernikahannya, Maya belum tahu seperti apa warna mata laki-laki itu, bagaimana suaranya, apa makanan kesukaannya. Sejak kecil dalam kepalanya hanya ada satu kalimat “Kamu sudah punya calon suami!” Karena itulah hati Maya tertutup rapat. Dia merasa jatuh cinta hanyalah sesuatu yang tak perlu. Toh, akhirnya dengan cinta atau tidak dia akan tetap menikah dengan laki-laki yang selalu Ibunya bicarakan itu.

Hari itu, di hari pernikahannya, adalah hari pertama dia melihat sosok laki-laki tersebut. Setelah upacara penikahan itu dia harus tinggal bersama laki-laki bermata cokelat itu? Selamanya?

Entahlah. Dia tak pernah mengira sebelumnya, bahwa pernikahan bisa jadi serumit ini. Kata orang-orang cinta akan datang belakangan. Tapi… apa kalimat itu akan berlaku juga untuknya?

 

Story trailer :

 

Baca lebih lanjut

Ketika Waktu Melaju, Benarkah Rindu Jadi Meragu?

Pada suatu petang, akhirnya kita berjumpa lagi.

image
Gambar : From Moments Like These by Loui Jover

Benarkah kita sudah selama itu tak berjumpa? Hingga rasanya aku merasa begitu asing saat kita berbincang berdua. Di hadapanku seperti tengah duduk sosok yang baru kutemui hari ini. Bukan kau yang kutunggu setelah jeda sangat lama, kau yang kucintai diam-diam, kau yang kurapal dalam doa dari jauh. Tidak… aku bukan tak suka pertemuan ini. Tentu saja sama denganmu, aku sudah menunggu hari ini begitu lama. Aku hanya merasa… wah, begitu hebatnya ‘kah waktu dan jarak yang memuaikan perkenalan?
Baca lebih lanjut

Jika Suatu Hari Kau Menemukanku

Yang paling bodoh dilakukan perempuan saat jatuh cinta adalah menunggu. Menunggu yang dia sendiri tak tahu kapan dan di mana ujungnya. Namun, jika di hadapanmu aku hanya bisa menunggu. Menunggu kapan harus benar-benar melepaskanmu atau menunggu ketika aku harus lebih diam untuk mencintaimu.

Kau tahu, aku selalu ada di hadapanmu tapi aku sebenarnya selalu bersembunyi darimu? Dan ya, tentu saja kau tak pernah benar-benar melihatku….

Jika suatu hari kau menemukanku, semoga hari itu aku belum menyerah karena lelah menunggumu.

–12022016

Rahasia Rahasia

tumblr_lok8ln8tSM1qi1p74o1_500

Gambar :ย cloudhoney.tumblr.com

Jika memang tak ada rahasia yang tak bisa disimpan selamanya, bagaimana dengan hati perempuan?

Kau tahu, perempuan adalah penyimpan rahasia yang paling rapi jika itu tentang hati. Jika kau bilang, kalau mengetahuinya hanya soal waktu. Kupikir itu bukan benar-benar kau sudah mengetahui apa isinya. Kau hanya menebak. Benar, begitu? Ya, kau hanya menebak! Meskipun kami mengatakannya padamu, rahasia itu, kau takkan benar-benar bisa menjamin apa kami mengatakan yang sebenarnya atau tidak.

Mungkin… setiap hati wanita diciptakan untuk menyimpan rahasia.

Ya, entah berapa banyak akhirnya rahasia tentang hati yang akhirnya abadi tersimpan sampai mati. Hingga kadang aku yakin, Tuhan memang menciptakan beberapa bentuk perasaan yang akhirnya tidak untuk diungkapkan. Tapi kuharap… itu bukan tentang kita.

Apapun, terima kasih karena telah jadi rahasia paling manis dalam hati ini. Selama ini. Sampai hari ini.

Maafkan aku, sampai hari aku belum juga merasa siap menyerahkan seluruh rahasia ini padamu. Tak siap bertaruh akan benar-benar kehilanganmu atau bersamamu selamanya. Seberapa banyak pun aku mencoba ‘menukarmu’ dengan perasaan lain pada akhirnya senyummu selalu kembali lagi mengunciku. Menjadi sesuatu yang ingin kusimpan lebih lama, lebih lama, lebih lama lagi….

Jika suatu hari itu tiba… rahasia ini terbuka di depanmu, pasti ituย hanyalahย keajaiban.

 

–19012015

Untukku Kau Adalah Seluruh Hari dalam Susunan Waktu

12b

Gambar :ย favim.com

Jika cinta butuh pembuktian maka tak ada yang bisa membuktikannya sesempurna perasaan seorang Ibu. Ibu yang rela terbangun di kala malam kelam dengan mata begitu berat hanya untuk mengganti popok, memberi susu atau meninabobokan anaknya. Ibu yang rela memakaikan satu-satunya payung yang dia punya untuk anaknya, dan membiarkan tubuhnya basah kuyup hingga menggigil karena siraman hujan sepanjang jalan. Ibu yang selalu jadi sosok pertama yang paling menderita saat melihat anaknya meneteskan air mata kesedihan atau merintih kesakitan.

Baca lebih lanjut

Sejenak

image

Tumblr.com

Saat cinta mulai jenuh kadang kita membutuhkan jarak sejenak untuk menyegarkan rindu.

Karena cinta tidak langsung abadi sejak terbentuk, rasa itu bisa membiru, bisa memerah, bahkan mati, tapi jika kita bersedia menjaganya bersama-sama cinta akan dengan senang hati menjadi selamanya.

Dengarkan aku, yang abadi bukan cinta tapi kita yang membuatnya abadi.

–14102015 | ita

This entry was posted on 14 Oktober 2015, in Tak Berkategori. 2 Komentar

So, I Married the Anti-fan – kadang cinta datang dengan cara yang lucu

IMG_20150913_182504

Kovernya lucu bangeeeet…. Buatan Bambang ‘Bambi’ Gunawan ๐Ÿ™‚

Judul ย  ย  : So, I Married the Anti-fan
Penulis : Kim Eun Jeong
Genre ย  ย : Romantis (K-Iyagi / Korea)ย 
Penerbit ย  ย  ย  ย : Penerbit Haru
Penerjemah : Putu Pramania Adnyana
Halaman ย  ย  ย  ย : 536

Hari itu hari Sabtu, saya pulang dari Jakarta ke Cikarang, baru selesai buka sepatu keponakan saya yang berumur 6 tahun dengan riang gembira memberikan paket dengan bungkusan warna cokelat. “Tante, ada kado!”

Dan saya mulai mengingat-ingat kayaknya nggak belanja online ya minggu-minggu ini kok dapat paket? Tapi setelah saya lihat nama pengirimnya. Saya pun tersenyum, lagi-lagi dapat hadiah buku dari Ci Lia Indra Andriana. Terima kasih…. ^_^

Saya membuka kadonya dan keponakan saya tampak kecewa saat isinya buku dan bukan kue atau camilan. Hehehe…

Pertama lihat buku ini yang saya katakan adalah “Ya ampuuun… tebal amat?” Dan saya langsung kebayang novel-novel klasik semacam Jane Eyre, Pride and Prejudice dan Wuthering Heights, yang butuh waktu lebih dari seminggu untuk saya tamatkan. Nggak langsung dibaca, saya simpan bukunya di dalam lemari buku dan saya mengambil sebuah komik. Butuh bacaan yang ringan setelah perjalanan Jakarta-Bekasi hari itu. Selesai baca komik entah bagaimana buku itu sepertinya sudah nggak sabar buat saya baca, seolah teriak-teriak sampai jatuh dari lemari. Saya pun memungutnya dan membaca blurb novel ini. Baca lebih lanjut