Puisi Kita Sudah Mati Bahkan Sebelum Tiba di Larik Terakhir

large (5)

Gambar via weheartit.com

 

Kita hanya ditakdirkan bertemu di satu puisi
Puisi tentang bait-bait musim beku
Ditulis dengan melodi yang berfermentasi

Kisah kita sudah lusuh, kau tahu
Lalu mati
Aku yakin kau pun sudah sangat tahu

Tak perlu memaksa menulis satu puisi lagi
Tentang kau, aku, kita, apalagi tentang sendu

Puisi kita sudah mati bahkan sebelum tiba di larik terakhir.

–01062016| Ita

Iklan

Tulus atau Hanya Kebodohan

 

Gambar : pinthiscars.com

Gambar : pinthiscars.com

 

Meskipun menyesakan setidaknya sekarang kuyakini ini adalah cara yang paling bahagia untukku. Aku tak pernah benar-benar siap untuk kehilanganmu. Mendengarmu menceritakan soal wanita lain sambil tertawa di depanku membuatku lebih tenang. Daripada memikirkan jika kau mendengar ceritaku tentang rasa yang kupendam begitu lama, lalu kau menghilang dari sisiku.

Kata orang, yang tulus justru yang tak terucapkan. Meskipun aku tahu, jika rasa ini tak pernah menjelma suara kau takkan pernah mendengarnya. Kau takkan pernah tahu bagaimana bentuk debaran yang kusimpan untukmu sejak lama. Entah ini berarti tulus atau hanya kebodohan….

 

–17032016 | ita

Benarkah Cinta Bisa Hadir Belakangan?

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

SELAMAT DATANG CINTA

Benarkah cinta bisa hadir belakangan?

sebuah cerita karya Juwita Purnamasari

 

 

Sinopsis :

Bahkan, sehari sebelum hari pernikahannya, Maya belum tahu seperti apa warna mata laki-laki itu, bagaimana suaranya, apa makanan kesukaannya. Sejak kecil dalam kepalanya hanya ada satu kalimat “Kamu sudah punya calon suami!” Karena itulah hati Maya tertutup rapat. Dia merasa jatuh cinta hanyalah sesuatu yang tak perlu. Toh, akhirnya dengan cinta atau tidak dia akan tetap menikah dengan laki-laki yang selalu Ibunya bicarakan itu.

Hari itu, di hari pernikahannya, adalah hari pertama dia melihat sosok laki-laki tersebut. Setelah upacara penikahan itu dia harus tinggal bersama laki-laki bermata cokelat itu? Selamanya?

Entahlah. Dia tak pernah mengira sebelumnya, bahwa pernikahan bisa jadi serumit ini. Kata orang-orang cinta akan datang belakangan. Tapi… apa kalimat itu akan berlaku juga untuknya?

 

Story trailer :

 

Baca lebih lanjut

Ketika Waktu Melaju, Benarkah Rindu Jadi Meragu?

Pada suatu petang, akhirnya kita berjumpa lagi.

image
Gambar : From Moments Like These by Loui Jover

Benarkah kita sudah selama itu tak berjumpa? Hingga rasanya aku merasa begitu asing saat kita berbincang berdua. Di hadapanku seperti tengah duduk sosok yang baru kutemui hari ini. Bukan kau yang kutunggu setelah jeda sangat lama, kau yang kucintai diam-diam, kau yang kurapal dalam doa dari jauh. Tidak… aku bukan tak suka pertemuan ini. Tentu saja sama denganmu, aku sudah menunggu hari ini begitu lama. Aku hanya merasa… wah, begitu hebatnya ‘kah waktu dan jarak yang memuaikan perkenalan?
Baca lebih lanjut

Jika Suatu Hari Kau Menemukanku

Yang paling bodoh dilakukan perempuan saat jatuh cinta adalah menunggu. Menunggu yang dia sendiri tak tahu kapan dan di mana ujungnya. Namun, jika di hadapanmu aku hanya bisa menunggu. Menunggu kapan harus benar-benar melepaskanmu atau menunggu ketika aku harus lebih diam untuk mencintaimu.

Kau tahu, aku selalu ada di hadapanmu tapi aku sebenarnya selalu bersembunyi darimu? Dan ya, tentu saja kau tak pernah benar-benar melihatku….

Jika suatu hari kau menemukanku, semoga hari itu aku belum menyerah karena lelah menunggumu.

–12022016

Rahasia Rahasia

tumblr_lok8ln8tSM1qi1p74o1_500

Gambar : cloudhoney.tumblr.com

Jika memang tak ada rahasia yang tak bisa disimpan selamanya, bagaimana dengan hati perempuan?

Kau tahu, perempuan adalah penyimpan rahasia yang paling rapi jika itu tentang hati. Jika kau bilang, kalau mengetahuinya hanya soal waktu. Kupikir itu bukan benar-benar kau sudah mengetahui apa isinya. Kau hanya menebak. Benar, begitu? Ya, kau hanya menebak! Meskipun kami mengatakannya padamu, rahasia itu, kau takkan benar-benar bisa menjamin apa kami mengatakan yang sebenarnya atau tidak.

Mungkin… setiap hati wanita diciptakan untuk menyimpan rahasia.

Ya, entah berapa banyak akhirnya rahasia tentang hati yang akhirnya abadi tersimpan sampai mati. Hingga kadang aku yakin, Tuhan memang menciptakan beberapa bentuk perasaan yang akhirnya tidak untuk diungkapkan. Tapi kuharap… itu bukan tentang kita.

Apapun, terima kasih karena telah jadi rahasia paling manis dalam hati ini. Selama ini. Sampai hari ini.

Maafkan aku, sampai hari aku belum juga merasa siap menyerahkan seluruh rahasia ini padamu. Tak siap bertaruh akan benar-benar kehilanganmu atau bersamamu selamanya. Seberapa banyak pun aku mencoba ‘menukarmu’ dengan perasaan lain pada akhirnya senyummu selalu kembali lagi mengunciku. Menjadi sesuatu yang ingin kusimpan lebih lama, lebih lama, lebih lama lagi….

Jika suatu hari itu tiba… rahasia ini terbuka di depanmu, pasti itu hanyalah keajaiban.

 

–19012015

Untukku Kau Adalah Seluruh Hari dalam Susunan Waktu

12b

Gambar : favim.com

Jika cinta butuh pembuktian maka tak ada yang bisa membuktikannya sesempurna perasaan seorang Ibu. Ibu yang rela terbangun di kala malam kelam dengan mata begitu berat hanya untuk mengganti popok, memberi susu atau meninabobokan anaknya. Ibu yang rela memakaikan satu-satunya payung yang dia punya untuk anaknya, dan membiarkan tubuhnya basah kuyup hingga menggigil karena siraman hujan sepanjang jalan. Ibu yang selalu jadi sosok pertama yang paling menderita saat melihat anaknya meneteskan air mata kesedihan atau merintih kesakitan.

Baca lebih lanjut