Cinta yang Paling Sulit (?)

large Suatu pagi, lewat sebuah sambungan telepon. Setelah puluhan hari kami tidak saling mendengar suara satu sama lain.

“Cinta apa yang menurutmu paling menyulitkan?”

“Mh? Semua cinta menyulitkan. Haha… kenapa bertanya begitu?”

“Karena kamu sering jatuh cinta dan sering patah hati.” Dia pun tertawa. Dan kami tertawa.

“Ah, ya. Kalau nggak patah hati, aku nggak bisa mengisi blog ini, kan? Haha…”

“Jadi apa, cinta yang paling sulit?”

“Hm… Yang paling sulit adalah ketika kita jatuh cinta pada sahabat yang begitu dekat. Dekat sekali. Cinta yang datang perlahan tanpa keterburuan dan keterpaksaan. Cinta yang tumbuh tanpa disadari. Cinta yang nyaman namun sulit. Cinta yang selalu ada di saat bahagia dan tak pernah meninggalkan di saat sulit. Cinta yang ingin tenang tapi selalu gelisah. Cinta yang hanya ingin kita simpan sendiri namun ternyata selalu membuat pikiran tidak tenang. Namun kita pun takut jika cinta itu terkatakan, jika dia menolak membalas cinta kita, persahabatan yang manis itu akan ikut hancur juga. Jika cinta itu terkatakan dan jadi sepasang kekasih, lalu akhir hubungan cinta tidak happy ending, persahabatan kita pun ikut tidak happy ending. Meskipun kita masih menjadi sahabat pasti akan banyak hal yang berubah, banyak hal bergeser atau bahkan hilang. Dan banyak hal yang hilang tak bisa lagi ditemukan. Seperti itu. Cinta yang mempertaruhkan persahabatan yang sudah lama dibangun. Itu yang paling menyulitkan.”

“Mh… Aku pikir kau akan bercerita tentang cinta yang rumit.”

Ini rumit, meski sederhana.Β 

Seandainya kau tahu, barusan aku baru saja membahasmu. Membahas kita. Aku mencintaimu diam-diam karena takut persahabatan ini rusak kelak karena cinta ini. Aku mencintaimu diam-diam meski sungguh ini sangat menyulitkan. Tapi… aku tidak punya banyak keberanian untuk memberitahumu tentang perasaan ini dan mempertaruhkan kebersamaan kita yang manis sebagai sahabat yang sudah bertahun-tahun. Biarlah, aku menikmati saat-saat ini. Mencintaimu diam-diam, membiarkanmu menemaniku, membiarkanmu mengganggapku sahabatmu, menunggu telepon dan pesan singkat darimu, mengobrol denganmu semalaman suntuk, tertawa bersamamu, menangis bersamamu.πŸ™‚

–31012015 | Ita.

*gambar

5 thoughts on “Cinta yang Paling Sulit (?)

  1. Jatuh cinta pada sahabat memang merupakan cinta yang paling menyulitkan. Aku pernah merasakannya dan karna diriku lebih mengedepankan perasaan pribadi, semuanya berujung pada sebuah kehancuran.
    Dia menjauh, aku hancur, hatiku hancur, begitu juga persahabatan kami yang sudah lebih erat dari jelujur tanaman rambat, semuanya hancur. Berantakan sampai tak bisa dibetulkan :’) hiks.

    btw, nice post kaka.πŸ˜€

  2. Kadang ketika masih dialami akan terasa berat, tetapi kalau kamu telah melewatinya kamu akan mengerti sesuatu, bahwa cinta itu tak pernah salah, hanya sering emosi kita mempersalahkannya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s