Saat suara tak mau bercerita, tulisan mewakili kata-kata untuk bercerita. Di sini. Menuliskan cerita, menyimpan harapan, membingkiskan rasa, dan membolak-balik kenangan. Di sini.

Arsip Kategori: itaita on diary ^^

Untuk Para Plagiat Yang (TIDAK) Terhormat, Kujamin padamu, kata-kataku takkan habis, meski kaumencurinya sejuta-juta kali dariku! Kuharap justru kata-kata makin menggeliat, menari lebih gemulai, menyulam puisi lebih merdu, dan suatu saat kata-kata yang sudah kaucuri akan meracuni, membunuhmu, sampai jari-jarimu kehabisan huruf-huruf!!  Cikarang, 25042012


Aduh, ita kesel banget malam ini, dan otak mendadak ngeblank, kesel gara-gara kasus plagiat!! GILA TUH ORANG PSIKO banget!! dari sekian kasus plagiat yang pernah aku alamin ini yang paling PARAH!! GILAA DIA COPAS KAYAKNYA FULL SATU BLOG AKU! Rajin banget ya… ckckck… DEMI ALLAH, itu super menyebalkan! Buat temen2 bloger lain coba deh masukin [...]


Ingat dua hari lalu,  saat kita bercengkrama dengan angin di halaman belakang itu, bangku batu, ingat? Aku sudah lupa percakapan kita mulai dari mana, aku juga lupa tawa mulai kita lempar di detik keberapa saat kau mulai duduk di sebelahku. Di halaman belakang itu, di bawah pohon mangga, memerhatikan macam-macam.


sst… aku curhat dulu ya, berhubung buku diary penuh, kalau disimpen takut jadi bisul. gak usah baca ga pa-pa loh sumpah ini gak puitis, cuma sepotong diary. ehehe…


Kau sadar tidak sih, kalau dua potongan nama itu selalu membikin kita berselisih, merenggang? Ini sudah keberapa kalinya. Mungkin laki-laki memang tidak terlalu peka. Seperti perumpamaan, logika : perasaan dimana laki-laki punya perbandingan 9 : 1  dan perempuan mempunyai perbandingan 1 : 9.


Sudah menumpuk sebenarnya dari a sampai z yang ingin aku ceritakan padamu. Tapi lagi-lagi saat mimpi mau berbaik hati pertemukan kita barang berapa detik, di sana aku hanya diam menatapmu, terpaku, bahkan menangis dalam mimpi pun aku lupa caranya, sampai tangan hangatmu merengkuh dan memelukku–dalam mimpi. Ingin mengucapkan selamat pagi pun aku tak kuat, bibirku [...]


Beberapa potong foto merengek ingin diceritakan dan beberapa kata-kata yang berantakan tetap memaksa untuk menceritakan tentang, aku, mereka, dan kita. foto 1–simpan senyuman kita di sini Setelah bertemu mereka aku merasa terlalu cepat untuk mengeluh dan protes pada takdir. Mendikte keadaan, mengingat yang buruk-buruk saja–yang pernah dilalui bersama waktu–lalu pura-pura tak ingat dengan hal-hal menyenangkan [...]


17-12-2011 , saat itu katamu, “di sini hujan, cuma ada dingin, dan aku memikirkanmu.” 15-01-2012, hari ini aku tuliskan untukmu (diam-diam) yang sedang sedang memikirkanmu…   Bahkan langit belum menyalakan lampu kamarnya. Malam masih belum mau tidur, katanya. Pagi masih mimpi tentang gerimis sepanjang hari. Selimut pun kedinginan dini ini. Hanya jarum jam dinding yang [...]


Apa kau akan mencegahku? Tidak. Apa kau rindu padaku? Tidak. Kau ingin aku pergi…?


Dear… Aku hanya perlu kembali ke saat namamu belum pernah muncul dalam pikiranku. Ya, aku hanya perlu kembali ke masa itu. Entah ya aku bisa atau tidak, ya dicoba saja dulu. Tapi meski cerita ini berakhir menyedihkan aku tak kan menyalahkan apa pun, waktu, perasaan, semua bukan salah mereka. Tak ada yang salah dengan perpisahan. [...]



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 112 pengikut lainnya.