Saya selalu begini kok, takut melangkah ke depan, malas melongok ke belakang, dan tak mau diam di tempat. Lalu bagaimana…? Aku tahu kamu bingung, mungkin jenuh, sama aku juga. Ya sudah mengambang saja lah, terserah angin mau bawa ke mana. Atau kamu mau menuntun langkahku, kemana?
–09022012
Hujan sudah makin jarang, tandakah kalau rindu juga makin merenggang? Atau hanya perasaanku saja? Mungkin kau sudah mulai membuang satu-satu huruf susunan namaku dalam hatimu. Membuangnya bersama rindu yang kau pikir tak perlu lagi kau simpan. Sesak aku saat terpikir kau sudah tak mau membagi sedih, tawa, cerita-cerita padaku lagi. Padahal aku di sini. Katakan kalau aku salah paham! Aku mohon…
Kalau memang harus ada hujan dulu baru rindu, aku akan berdoa agar hujan sepanjang hari, sepanjang minggu, sepanjang bulan, sepanjang musim, agar rindumu tak ikut reda. Tapi rindu bukan sesuatu yang bisa dipaksakan. Aku tak bisa protes atau mengajak musim berdebat karena akhirnya rindu menyusut di genggamanmu sendiri. Di sini tak perlu hujan untuk aku memikirkanmu, di sini aku masih dengan setumpuk rindu yang tak kunjung berkurang helai-helainya. Di tempat yang tak bisa kau lihat, kuikat rindu dengan rapih kusimpan sampai mungkin waktu menyerah dan membiarkan kalender menggenapkan satu tanggal. Di tempat yang tak bisa kau lihat, kusembunyikan harapan tentang pelukan musim hujan yang tak perlu mereda. Di tempat yang tak bisa kau lihat, huruf-huruf namamu masih membingkai tak hilang sepotong pun. Di tempat yang tak bisa kau lihat ada perasaan yang tidak (belum) bisa aku netralkan. Di tempat yang tak bisa kau lihat…
–terburu-buru, aku masih rindu kamu ternyata.
Di kamar.


ichwan148
di tempat yang tak bisa kau lihat, aku selalu setia menunggu update-an tulisanmu ! haha
mampir disini ya kakak http://ichw4n.wordpress.com/2012/02/10/ambigu/
itaita
ehehe.. bisa aja nih Ichwan. makasih sudah mau menunggu. ahaha…
sip2 aku meluncuuuurr ke rumahmu, makasih ya udah mampir.
ichwan
bisa donk, hahaha…
makasi udah mampir kak
ichwan pesan cerita horor ya kak, bisa gak?
itaita
ehehe… Ya sama2,
aku gak bisa nulis horor. Yahaha… nanti malah aneh jadinya.
kabutpikir
aku jadi rindu mantanku yang huruf namanya sudah satu persatu aku biarkan terbang dibawa angin……
itaita
pasti ada yang tertinggal barang satu huruf, buktinya kamu masih bisa tiba2 rindu2 sama dia. ehehe…
sepertinya namaku juga sedang dibiarkan terbang dibawa angin oleh seseorang. +aaa.. mellow
Bias Pelangi
ergh…
seperti nya seseorang juga mulai menghapus satu-persatu huruf di namaku dari ingatannya..
keep on writing ya pelangi !
#love your blog
itaita
ehehe… mungkin kita merasakan hal yang sama?

oke tetep semangat juga Bias pelangi!!
makasih, udah mampir.
Desudjia (DSK)
postingannya bisa mewakili rinduku padanya yang tak bisa kau lihat ada perasaan yang tidak (belum) bisa aku netralkan.
Salam kenal skalian tukeran link ya …
itaita
makasih udah mampir.
rindu yg bertepuk sebelah tangan, ehehe…
Tukeran link, dengan senang hati. Tapi berhubung aku hari ini via hape jadi belum bisa masukin link-mu malam ini ya, mudah2an besok.