Untuk Februari,
Semoga kau tidak sedang susunkan satu agenda pengulang kenanganmu dengannya lewat aku. Sudah itu saja dulu kalimat yang ingin aku selipkan lewat angin di 1 Februari ini. Mungkin besok ada lagi, yang lain. entahlah… angin suka pura-pura tidak dengar, atau memang tidak punya jawaban kalimat-kalimatku. Pikiranku memang sering menjelek-jelekan kalian ya, musim.

 

*Februari baru tiba tadi pagi,

ada ‘kenangan’ yang menjelmakah setelah ini?

semoga kalau pun ada, kenangan itu akan setulus serpihan kelopak merah muda yang rela tertiup angin tadi pagi.

 

itaita

Cideng barat, 1 Februari 2012,

gambarnya