Di bekasi, suatu pagi yang murni, mungkin ada seorang gadis yg gelisah menghadapkan wajahnya ke timur. “Kekasihku, hujan sudah mati.” Tapi dingin mengendap di lantai peron, waktu hanya plastik terbuang, begitu juga keramaian, menambah tebal kerinduan. “Kereta mungkin terlambat, cinta sudah duapuluhtiga karat.” Di stasiun bekasi, kita tinggal menghirup mimpi, lalu berkata, “jangan tinggalkan aku [...]
Balas

