Pendidikan Kewarganegaraan

BAB I

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan KEmpetensi yang Diharapkan

Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan memepertahankan kemerdekaan sampai hinga era pengisian kemerdekaan, menimbulkan kindisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan jamannnya.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasinal. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.

Masyarakat dan pemerinah suatu Negara berupaya menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan penerusnya secara berguna dan bermakna. Kualitas Negara tergantung pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat dan bernegara.

Pendiikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.

-PEngertian Bangsa

Pengertian Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keurnan ,adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan manusia yang biasanya terikat dengan kesatuanbangsa dan wilayah tertentu di muka bumi.

- Pengertian Negara

Adapula teori terbentuknya Negara :

  1. Teori hokum Alam, pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles
  2. Teori ketuhanan (Islam dan Kristen): segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
  3. Teori perjanjian oleh Thomas Hobbes : Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan.

Negara dan Warga Negara dalam system kewarganegaraan di Indonesia dasarnya mensyaratkan adanya wilayah pemerintahan, pendudk sebagai warga Negara dan pengakuan dari Negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI adalah Negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB.

- Pengertian Demokrasi

Demokrasi dapat diartikan sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup berkelompok yang di dalam UUD 1945 dsebut kerakyatan. Demokrasi dapat diartikan juga merupakan pola hidup berkelompok dalam organisasi Negara.Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari dan oleh dan untuk rakyat.

BAB II

Wawasan Nusantara

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Pemerintah suatu bangsa memerlukan suau konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya wawasan nasinal untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimasksudkan untuk menjalin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata wawasan itu sendiri berasal dari wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan akhiran ‘an’ kata ini secara harfiah berarti cara penglihatan atau cara tinjau atau cara pandang.

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungan dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk local dan propisional), regional dan global.

Teori Paham Kekuasaan dan Teori Goepolitik

  1. Paham Machiavelli (Abad VII) : gerakan pembaruan (renaissance) yang dipacu oleh masuknya ajaran Islam di Eropa Barat sekitar abad VII.
  2. Pahan Kaisar Napoleon Bonaparte (Abad VIII) : Napoleon berpendapat bahwa perang dimasa depan akan merupakan perang otal yang mengarahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional.
  3. Paham Jendral Clausewitz (Abad VIII) : Setelah Rusia bebas Clausewitz kembali diangkat menjadi kepala sekolah staf dan komando Ruisa, disana dia menulis buku tentang perang berjudul ‘Vom Kriege (Tentara PErang).
  4. Pahan Feuerbach dan Hegel : paham metereialisme Feuerbach dan teori sintetis Hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkemang di dunia.
  5. Paham Lenin (Abad IXI) Lenin telah memodifikasi paham Feusewitz, menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan.
  6. Paham Lucian W. Pye dan Sidney : dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972).

Teori Geopolitik

  1. Pandangan ajaran Frederich Ratzel pada abad ke 19, merumuskan untuk pertamakalinya Ilmu bumi politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal.
  2. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen : Kjellen menegaskan bahwa Negara adalah suatu organisasi yang dianggap sebagai ‘prinsip dasar’.
  3. Pandangan ajaran Karl Haushofer : pokok-pokok teori Haushoferini pada dasarnya menganut teori atau ajaran atau pnadangan Kjellen dan bersifat ekpansif.
  4. Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder : toiri ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan BEnua, yaitu kekuasaan di darat.
  5. Pandangan ajaran Sir Walter Ralaigh dan Alferd Thyler Mahan : kedua ahli in mempunyai ajaran wawasan BAhari, yaitu kekuatan lautan.
  6. Pandangan ajaran W. Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller : mereka melahirkan teori Wawasan Dirgantara yaitu konsep kekuatan di udara.
  7. Ajaran Nichoas J. Spykman : menghasilkan teori Daerah bebas (rimland).

BAB III

Ketahan Nasional

Latar BElakang

Republik Indonesia bukanlah egara kekuasaan yang penyelanggaraannya didasarkan atas kekuasan semata sehingga menciptakan system dari pola politik yang totatiter melainkan Negara hukum. Rumusan ketahan yang babku sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Ketahan nasional adalah konsisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenapa spek jehidupan nasional yang teritegrasi.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelanggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam serluruh aspek kehidupan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebebesar-berasnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Asas Asas KEtahanan Indonesia

  1. Asas Kesejahteraan dan keamanan
  2. Asas Komperehensif Integeral aau mennyeluruhTerpadu
  3. Asas Kekekluargaan

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

  1. Mandiri
  2. Dinamis
  3. Wibawa
  4. Konsultasi dan Kerjasama

Pengaruh Aspek KEtahanan Nasional Terhadap KEhidupan BErbangsa dan Bernegara

Tannas sesungguhnya merupakan gambaran dari konsisi system (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek oada saat tertentu. Ideologi adalah suatu sitem sekaligus kebutuhan ajaran yang memebrikan motivasi. Liberalisme adalah ajaran oikiran perorangan. Ajaran ini mengajarkan bahwa Negara adalah masyaratak hokum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak social). Komunisme adlah aliran pikiran golongan (class society) yang diajarkan oleh Kalas Mark Angels, dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kalk Mark atas kehidupan social ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Paham agama ideology bersumber dari falsafah amama. Ideology pancasla merupakan tatantan nilai yang digali dari nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Ideology mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Politik

Politik berasal dari “politics” yang mengandung makna kekuasaan / pemerintahan / ‘policy’ yang berabri kebijaksanaan. Politi dalam negeri adalah kehidupan dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian penetibfan naisonal dalam pergaulan antar bangsa. Ketahanan pada aspek politi diartikan sebagai konsisi dnamik kehidupan pulitik bangsa. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketahan ekonomi berarti sebagai kondisi dinamis kehidupan bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan, kekuatan nasional.

Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang mewujudkan dalam tingka laku dan hasil dari tingkah laku. Kebudayaan daerah sebagai suatu system nilai yang yang menuntun sikap prilaku dan gaya hidup merupakan odentitas dam kebanggaan diri suku bangsa yang besangkutan. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebganggaan Indonesia.ketahanan di bidang social budaya atau ketuhanan social buadya yang berisi keuletetan.

BAB IV

Politik dan Srtetgi Nasional

Pengertian Politik, Strategi dan Polstanas

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia” yang akar katanya adalah “Polis” berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan “teia” berarti urusan.

Negara merupakan suatu organisasi dalam wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang di tatati oleh rakyatnya. kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginanya.

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik.

Kebijakan “policy” adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

Distribusi adalah pembagian dan pengaalokasian nilai-nilai dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani “ Staregia” yang berabrti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijaksanaan dan pengambilan kebijakan untutk mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Tingkat kebijakan meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional.

Politik adalah cara mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. System menajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus perumusan, pelakasanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan.

Pengembanan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia masyarakat Indonesia secara berkelanjutan memanfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah system, sehingga lebih tepat jika kita menggunakan isilah ‘sisem manajemen’.

Implementasi Polstranas di Bidang Pilitik

- Politik dalam negeri, tujuannya adalah memperkuat keberadaaan da kelangsungan Negara Kesatuan Indonesia yang bertumpu pada kehidupan Negara kesatuan republic Indonesia.

- Politik luar negeri, tujuannya adalah menegaskan arah polit negeri Indonesia yang beabas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

- Penyelenggaraan dunia, bertujuan membersihkan penyelenggaraan dunia dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

- Komunikasi, Informasi dan Media Massa, tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional.

- Agama bertujuan untuk memantapkan fngsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual dan etika.

- Pendidikan bertujuan mengupayakan perluasn dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

Implementasi dibidang Sosial dan Budaya

- KEsehatan dan Kesejahteraan Sosial bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling menuntungkan.

- KEbudayaan, Kesenian dan Pariwisata berujuan mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber pada warisan budaya.

- Kedudukan dan Peranan Perempuan bertujuan meningkakan kedudukan dan peranan perempuan.

- Pemuda dan Olah Raga bertujuan menumbuhkan budaya olahraga.

- Pembangunan Daerah secara umum diarikan untuk mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab.

- Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup bertujuan mengelola sumber daya alam dan memeliharanya.

Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menatata kembali Tentara Negara Indonesia sesuai paradigm baru secara konsisten melalui reporsisi, redifinisi dan rekaktualisasi peran TNI sebagai alat Negara untuk melindungi dan mempertahankan keutuhan NKRI.TNI meningkatkan rasio kekuatan kemponen dan mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan Negara.*

*Rangkuman dari buku : Pendidikan Kewarganegaraan penerbit Gramedia

NB: maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.

itaita

BAB I

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan KEmpetensi yang Diharapkan

Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan memepertahankan kemerdekaan sampai hinga era pengisian kemerdekaan, menimbulkan kindisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan jamannnya.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasinal. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.

Masyarakat dan pemerinah suatu Negara berupaya menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan penerusnya secara berguna dan bermakna. Kualitas Negara tergantung pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat dan bernegara.

Pendiikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.

-PEngertian Bangsa

Pengertian Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keurnan ,adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan manusia yang biasanya terikat dengan kesatuanbangsa dan wilayah tertentu di muka bumi.

- Pengertian Negara

Adapula teori terbentuknya Negara :

  1. Teori hokum Alam, pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles
  2. Teori ketuhanan (Islam dan Kristen): segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
  3. Teori perjanjian oleh Thomas Hobbes : Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan.

Negara dan Warga Negara dalam system kewarganegaraan di Indonesia dasarnya mensyaratkan adanya wilayah pemerintahan, pendudk sebagai warga Negara dan pengakuan dari Negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI adalah Negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB.

- Pengertian Demokrasi

Demokrasi dapat diartikan sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup berkelompok yang di dalam UUD 1945 dsebut kerakyatan. Demokrasi dapat diartikan juga merupakan pola hidup berkelompok dalam organisasi Negara.Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari dan oleh dan untuk rakyat.

BAB II

Wawasan Nusantara

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Pemerintah suatu bangsa memerlukan suau konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya wawasan nasinal untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimasksudkan untuk menjalin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata wawasan itu sendiri berasal dari wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan akhiran ‘an’ kata ini secara harfiah berarti cara penglihatan atau cara tinjau atau cara pandang.

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungan dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk local dan propisional), regional dan global.

Teori Paham Kekuasaan dan Teori Goepolitik

  1. Paham Machiavelli (Abad VII) : gerakan pembaruan (renaissance) yang dipacu oleh masuknya ajaran Islam di Eropa Barat sekitar abad VII.
  2. Pahan Kaisar Napoleon Bonaparte (Abad VIII) : Napoleon berpendapat bahwa perang dimasa depan akan merupakan perang otal yang mengarahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional.
  3. Paham Jendral Clausewitz (Abad VIII) : Setelah Rusia bebas Clausewitz kembali diangkat menjadi kepala sekolah staf dan komando Ruisa, disana dia menulis buku tentang perang berjudul ‘Vom Kriege (Tentara PErang).
  4. Pahan Feuerbach dan Hegel : paham metereialisme Feuerbach dan teori sintetis Hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkemang di dunia.
  5. Paham Lenin (Abad IXI) Lenin telah memodifikasi paham Feusewitz, menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan.
  6. Paham Lucian W. Pye dan Sidney : dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972).

Teori Geopolitik

  1. Pandangan ajaran Frederich Ratzel pada abad ke 19, merumuskan untuk pertamakalinya Ilmu bumi politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal.
  2. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen : Kjellen menegaskan bahwa Negara adalah suatu organisasi yang dianggap sebagai ‘prinsip dasar’.
  3. Pandangan ajaran Karl Haushofer : pokok-pokok teori Haushoferini pada dasarnya menganut teori atau ajaran atau pnadangan Kjellen dan bersifat ekpansif.
  4. Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder : toiri ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan BEnua, yaitu kekuasaan di darat.
  5. Pandangan ajaran Sir Walter Ralaigh dan Alferd Thyler Mahan : kedua ahli in mempunyai ajaran wawasan BAhari, yaitu kekuatan lautan.
  6. Pandangan ajaran W. Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller : mereka melahirkan teori Wawasan Dirgantara yaitu konsep kekuatan di udara.
  7. Ajaran Nichoas J. Spykman : menghasilkan teori Daerah bebas (rimland).

BAB III

Ketahan Nasional

Latar BElakang

Republik Indonesia bukanlah egara kekuasaan yang penyelanggaraannya didasarkan atas kekuasan semata sehingga menciptakan system dari pola politik yang totatiter melainkan Negara hukum. Rumusan ketahan yang babku sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Ketahan nasional adalah konsisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenapa spek jehidupan nasional yang teritegrasi.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelanggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam serluruh aspek kehidupan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebebesar-berasnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Asas Asas KEtahanan Indonesia

  1. Asas Kesejahteraan dan keamanan
  2. Asas Komperehensif Integeral aau mennyeluruhTerpadu
  3. Asas Kekekluargaan

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

  1. Mandiri
  2. Dinamis
  3. Wibawa
  4. Konsultasi dan Kerjasama

Pengaruh Aspek KEtahanan Nasional Terhadap KEhidupan BErbangsa dan Bernegara

Tannas sesungguhnya merupakan gambaran dari konsisi system (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek oada saat tertentu. Ideologi adalah suatu sitem sekaligus kebutuhan ajaran yang memebrikan motivasi. Liberalisme adalah ajaran oikiran perorangan. Ajaran ini mengajarkan bahwa Negara adalah masyaratak hokum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak social). Komunisme adlah aliran pikiran golongan (class society) yang diajarkan oleh Kalas Mark Angels, dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kalk Mark atas kehidupan social ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Paham agama ideology bersumber dari falsafah amama. Ideology pancasla merupakan tatantan nilai yang digali dari nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Ideology mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Politik

Politik berasal dari “politics” yang mengandung makna kekuasaan / pemerintahan / ‘policy’ yang berabri kebijaksanaan. Politi dalam negeri adalah kehidupan dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian penetibfan naisonal dalam pergaulan antar bangsa. Ketahanan pada aspek politi diartikan sebagai konsisi dnamik kehidupan pulitik bangsa. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketahan ekonomi berarti sebagai kondisi dinamis kehidupan bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan, kekuatan nasional.

Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang mewujudkan dalam tingka laku dan hasil dari tingkah laku. Kebudayaan daerah sebagai suatu system nilai yang yang menuntun sikap prilaku dan gaya hidup merupakan odentitas dam kebanggaan diri suku bangsa yang besangkutan. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebganggaan Indonesia.ketahanan di bidang social budaya atau ketuhanan social buadya yang berisi keuletetan.

BAB IV

Politik dan Srtetgi Nasional

Pengertian Politik, Strategi dan Polstanas

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia” yang akar katanya adalah “Polis” berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan “teia” berarti urusan.

Negara merupakan suatu organisasi dalam wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang di tatati oleh rakyatnya. kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginanya.

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik.

Kebijakan “policy” adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

Distribusi adalah pembagian dan pengaalokasian nilai-nilai dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani “ Staregia” yang berabrti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijaksanaan dan pengambilan kebijakan untutk mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Tingkat kebijakan meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional.

Politik adalah cara mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. System menajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus perumusan, pelakasanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan.

Pengembanan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia masyarakat Indonesia secara berkelanjutan memanfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah system, sehingga lebih tepat jika kita menggunakan isilah ‘sisem manajemen’.

Implementasi Polstranas di Bidang Pilitik

- Politik dalam negeri, tujuannya adalah memperkuat keberadaaan da kelangsungan Negara Kesatuan Indonesia yang bertumpu pada kehidupan Negara kesatuan republic Indonesia.

- Politik luar negeri, tujuannya adalah menegaskan arah polit negeri Indonesia yang beabas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

- Penyelenggaraan dunia, bertujuan membersihkan penyelenggaraan dunia dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

- Komunikasi, Informasi dan Media Massa, tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional.

- Agama bertujuan untuk memantapkan fngsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual dan etika.

- Pendidikan bertujuan mengupayakan perluasn dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

Implementasi dibidang Sosial dan Budaya

- KEsehatan dan Kesejahteraan Sosial bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling menuntungkan.

- KEbudayaan, Kesenian dan Pariwisata berujuan mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber pada warisan budaya.

- Kedudukan dan Peranan Perempuan bertujuan meningkakan kedudukan dan peranan perempuan.

- Pemuda dan Olah Raga bertujuan menumbuhkan budaya olahraga.

- Pembangunan Daerah secara umum diarikan untuk mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab.

- Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup bertujuan mengelola sumber daya alam dan memeliharanya.

Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menatata kembali Tentara Negara Indonesia sesuai paradigm baru secara konsisten melalui reporsisi, redifinisi dan rekaktualisasi peran TNI sebagai alat Negara untuk melindungi dan mempertahankan keutuhan NKRI.TNI meningkatkan rasio kekuatan kemponen dan mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan Negara.*

*Rangkuman dari buku : Pendidikan Kewarganegaraan penerbit Gramedia

NB: maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.

itaita

BAB I

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan KEmpetensi yang Diharapkan

Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan memepertahankan kemerdekaan sampai hinga era pengisian kemerdekaan, menimbulkan kindisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan jamannnya.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasinal. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.

Masyarakat dan pemerinah suatu Negara berupaya menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan penerusnya secara berguna dan bermakna. Kualitas Negara tergantung pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat dan bernegara.

Pendiikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.

-PEngertian Bangsa

Pengertian Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keurnan ,adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan manusia yang biasanya terikat dengan kesatuanbangsa dan wilayah tertentu di muka bumi.

- Pengertian Negara

Adapula teori terbentuknya Negara :

  1. Teori hokum Alam, pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles
  2. Teori ketuhanan (Islam dan Kristen): segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
  3. Teori perjanjian oleh Thomas Hobbes : Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan.

Negara dan Warga Negara dalam system kewarganegaraan di Indonesia dasarnya mensyaratkan adanya wilayah pemerintahan, pendudk sebagai warga Negara dan pengakuan dari Negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI adalah Negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB.

- Pengertian Demokrasi

Demokrasi dapat diartikan sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup berkelompok yang di dalam UUD 1945 dsebut kerakyatan. Demokrasi dapat diartikan juga merupakan pola hidup berkelompok dalam organisasi Negara.Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari dan oleh dan untuk rakyat.

BAB II

Wawasan Nusantara

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Pemerintah suatu bangsa memerlukan suau konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya wawasan nasinal untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimasksudkan untuk menjalin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata wawasan itu sendiri berasal dari wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan akhiran ‘an’ kata ini secara harfiah berarti cara penglihatan atau cara tinjau atau cara pandang.

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungan dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk local dan propisional), regional dan global.

Teori Paham Kekuasaan dan Teori Goepolitik

  1. Paham Machiavelli (Abad VII) : gerakan pembaruan (renaissance) yang dipacu oleh masuknya ajaran Islam di Eropa Barat sekitar abad VII.
  2. Pahan Kaisar Napoleon Bonaparte (Abad VIII) : Napoleon berpendapat bahwa perang dimasa depan akan merupakan perang otal yang mengarahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional.
  3. Paham Jendral Clausewitz (Abad VIII) : Setelah Rusia bebas Clausewitz kembali diangkat menjadi kepala sekolah staf dan komando Ruisa, disana dia menulis buku tentang perang berjudul ‘Vom Kriege (Tentara PErang).
  4. Pahan Feuerbach dan Hegel : paham metereialisme Feuerbach dan teori sintetis Hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkemang di dunia.
  5. Paham Lenin (Abad IXI) Lenin telah memodifikasi paham Feusewitz, menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan.
  6. Paham Lucian W. Pye dan Sidney : dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972).

Teori Geopolitik

  1. Pandangan ajaran Frederich Ratzel pada abad ke 19, merumuskan untuk pertamakalinya Ilmu bumi politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal.
  2. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen : Kjellen menegaskan bahwa Negara adalah suatu organisasi yang dianggap sebagai ‘prinsip dasar’.
  3. Pandangan ajaran Karl Haushofer : pokok-pokok teori Haushoferini pada dasarnya menganut teori atau ajaran atau pnadangan Kjellen dan bersifat ekpansif.
  4. Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder : toiri ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan BEnua, yaitu kekuasaan di darat.
  5. Pandangan ajaran Sir Walter Ralaigh dan Alferd Thyler Mahan : kedua ahli in mempunyai ajaran wawasan BAhari, yaitu kekuatan lautan.
  6. Pandangan ajaran W. Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller : mereka melahirkan teori Wawasan Dirgantara yaitu konsep kekuatan di udara.
  7. Ajaran Nichoas J. Spykman : menghasilkan teori Daerah bebas (rimland).

BAB III

Ketahan Nasional

Latar BElakang

Republik Indonesia bukanlah egara kekuasaan yang penyelanggaraannya didasarkan atas kekuasan semata sehingga menciptakan system dari pola politik yang totatiter melainkan Negara hukum. Rumusan ketahan yang babku sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Ketahan nasional adalah konsisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenapa spek jehidupan nasional yang teritegrasi.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelanggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam serluruh aspek kehidupan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebebesar-berasnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Asas Asas KEtahanan Indonesia

  1. Asas Kesejahteraan dan keamanan
  2. Asas Komperehensif Integeral aau mennyeluruhTerpadu
  3. Asas Kekekluargaan

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

  1. Mandiri
  2. Dinamis
  3. Wibawa
  4. Konsultasi dan Kerjasama

Pengaruh Aspek KEtahanan Nasional Terhadap KEhidupan BErbangsa dan Bernegara

Tannas sesungguhnya merupakan gambaran dari konsisi system (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek oada saat tertentu. Ideologi adalah suatu sitem sekaligus kebutuhan ajaran yang memebrikan motivasi. Liberalisme adalah ajaran oikiran perorangan. Ajaran ini mengajarkan bahwa Negara adalah masyaratak hokum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak social). Komunisme adlah aliran pikiran golongan (class society) yang diajarkan oleh Kalas Mark Angels, dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kalk Mark atas kehidupan social ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Paham agama ideology bersumber dari falsafah amama. Ideology pancasla merupakan tatantan nilai yang digali dari nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Ideology mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Politik

Politik berasal dari “politics” yang mengandung makna kekuasaan / pemerintahan / ‘policy’ yang berabri kebijaksanaan. Politi dalam negeri adalah kehidupan dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian penetibfan naisonal dalam pergaulan antar bangsa. Ketahanan pada aspek politi diartikan sebagai konsisi dnamik kehidupan pulitik bangsa. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketahan ekonomi berarti sebagai kondisi dinamis kehidupan bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan, kekuatan nasional.

Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang mewujudkan dalam tingka laku dan hasil dari tingkah laku. Kebudayaan daerah sebagai suatu system nilai yang yang menuntun sikap prilaku dan gaya hidup merupakan odentitas dam kebanggaan diri suku bangsa yang besangkutan. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebganggaan Indonesia.ketahanan di bidang social budaya atau ketuhanan social buadya yang berisi keuletetan.

BAB IV

Politik dan Srtetgi Nasional

Pengertian Politik, Strategi dan Polstanas

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia” yang akar katanya adalah “Polis” berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan “teia” berarti urusan.

Negara merupakan suatu organisasi dalam wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang di tatati oleh rakyatnya. kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginanya.

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik.

Kebijakan “policy” adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

Distribusi adalah pembagian dan pengaalokasian nilai-nilai dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani “ Staregia” yang berabrti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijaksanaan dan pengambilan kebijakan untutk mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Tingkat kebijakan meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional.

Politik adalah cara mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. System menajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus perumusan, pelakasanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan.

Pengembanan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia masyarakat Indonesia secara berkelanjutan memanfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah system, sehingga lebih tepat jika kita menggunakan isilah ‘sisem manajemen’.

Implementasi Polstranas di Bidang Pilitik

- Politik dalam negeri, tujuannya adalah memperkuat keberadaaan da kelangsungan Negara Kesatuan Indonesia yang bertumpu pada kehidupan Negara kesatuan republic Indonesia.

- Politik luar negeri, tujuannya adalah menegaskan arah polit negeri Indonesia yang beabas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

- Penyelenggaraan dunia, bertujuan membersihkan penyelenggaraan dunia dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

- Komunikasi, Informasi dan Media Massa, tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional.

- Agama bertujuan untuk memantapkan fngsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual dan etika.

- Pendidikan bertujuan mengupayakan perluasn dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

Implementasi dibidang Sosial dan Budaya

- KEsehatan dan Kesejahteraan Sosial bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling menuntungkan.

- KEbudayaan, Kesenian dan Pariwisata berujuan mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber pada warisan budaya.

- Kedudukan dan Peranan Perempuan bertujuan meningkakan kedudukan dan peranan perempuan.

- Pemuda dan Olah Raga bertujuan menumbuhkan budaya olahraga.

- Pembangunan Daerah secara umum diarikan untuk mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab.

- Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup bertujuan mengelola sumber daya alam dan memeliharanya.

Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menatata kembali Tentara Negara Indonesia sesuai paradigm baru secara konsisten melalui reporsisi, redifinisi dan rekaktualisasi peran TNI sebagai alat Negara untuk melindungi dan mempertahankan keutuhan NKRI.TNI meningkatkan rasio kekuatan kemponen dan mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan Negara.*

*Rangkuman dari buku : Pendidikan Kewarganegaraan penerbit Gramedia

NB: maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.

itaita

BAB I

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan KEmpetensi yang Diharapkan

Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan memepertahankan kemerdekaan sampai hinga era pengisian kemerdekaan, menimbulkan kindisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan jamannnya.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasinal. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.

Masyarakat dan pemerinah suatu Negara berupaya menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan penerusnya secara berguna dan bermakna. Kualitas Negara tergantung pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat dan bernegara.

Pendiikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.

-PEngertian Bangsa

Pengertian Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keurnan ,adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan manusia yang biasanya terikat dengan kesatuanbangsa dan wilayah tertentu di muka bumi.

- Pengertian Negara

Adapula teori terbentuknya Negara :

  1. Teori hokum Alam, pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles
  2. Teori ketuhanan (Islam dan Kristen): segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
  3. Teori perjanjian oleh Thomas Hobbes : Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan.

Negara dan Warga Negara dalam system kewarganegaraan di Indonesia dasarnya mensyaratkan adanya wilayah pemerintahan, pendudk sebagai warga Negara dan pengakuan dari Negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI adalah Negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB.

- Pengertian Demokrasi

Demokrasi dapat diartikan sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup berkelompok yang di dalam UUD 1945 dsebut kerakyatan. Demokrasi dapat diartikan juga merupakan pola hidup berkelompok dalam organisasi Negara.Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari dan oleh dan untuk rakyat.

BAB II

Wawasan Nusantara

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Pemerintah suatu bangsa memerlukan suau konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya wawasan nasinal untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimasksudkan untuk menjalin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata wawasan itu sendiri berasal dari wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan akhiran ‘an’ kata ini secara harfiah berarti cara penglihatan atau cara tinjau atau cara pandang.

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungan dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk local dan propisional), regional dan global.

Teori Paham Kekuasaan dan Teori Goepolitik

  1. Paham Machiavelli (Abad VII) : gerakan pembaruan (renaissance) yang dipacu oleh masuknya ajaran Islam di Eropa Barat sekitar abad VII.
  2. Pahan Kaisar Napoleon Bonaparte (Abad VIII) : Napoleon berpendapat bahwa perang dimasa depan akan merupakan perang otal yang mengarahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional.
  3. Paham Jendral Clausewitz (Abad VIII) : Setelah Rusia bebas Clausewitz kembali diangkat menjadi kepala sekolah staf dan komando Ruisa, disana dia menulis buku tentang perang berjudul ‘Vom Kriege (Tentara PErang).
  4. Pahan Feuerbach dan Hegel : paham metereialisme Feuerbach dan teori sintetis Hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkemang di dunia.
  5. Paham Lenin (Abad IXI) Lenin telah memodifikasi paham Feusewitz, menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan.
  6. Paham Lucian W. Pye dan Sidney : dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972).

Teori Geopolitik

  1. Pandangan ajaran Frederich Ratzel pada abad ke 19, merumuskan untuk pertamakalinya Ilmu bumi politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal.
  2. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen : Kjellen menegaskan bahwa Negara adalah suatu organisasi yang dianggap sebagai ‘prinsip dasar’.
  3. Pandangan ajaran Karl Haushofer : pokok-pokok teori Haushoferini pada dasarnya menganut teori atau ajaran atau pnadangan Kjellen dan bersifat ekpansif.
  4. Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder : toiri ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan BEnua, yaitu kekuasaan di darat.
  5. Pandangan ajaran Sir Walter Ralaigh dan Alferd Thyler Mahan : kedua ahli in mempunyai ajaran wawasan BAhari, yaitu kekuatan lautan.
  6. Pandangan ajaran W. Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller : mereka melahirkan teori Wawasan Dirgantara yaitu konsep kekuatan di udara.
  7. Ajaran Nichoas J. Spykman : menghasilkan teori Daerah bebas (rimland).

BAB III

Ketahan Nasional

Latar BElakang

Republik Indonesia bukanlah egara kekuasaan yang penyelanggaraannya didasarkan atas kekuasan semata sehingga menciptakan system dari pola politik yang totatiter melainkan Negara hukum. Rumusan ketahan yang babku sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Ketahan nasional adalah konsisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenapa spek jehidupan nasional yang teritegrasi.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelanggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam serluruh aspek kehidupan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebebesar-berasnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Asas Asas KEtahanan Indonesia

  1. Asas Kesejahteraan dan keamanan
  2. Asas Komperehensif Integeral aau mennyeluruhTerpadu
  3. Asas Kekekluargaan

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

  1. Mandiri
  2. Dinamis
  3. Wibawa
  4. Konsultasi dan Kerjasama

Pengaruh Aspek KEtahanan Nasional Terhadap KEhidupan BErbangsa dan Bernegara

Tannas sesungguhnya merupakan gambaran dari konsisi system (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek oada saat tertentu. Ideologi adalah suatu sitem sekaligus kebutuhan ajaran yang memebrikan motivasi. Liberalisme adalah ajaran oikiran perorangan. Ajaran ini mengajarkan bahwa Negara adalah masyaratak hokum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak social). Komunisme adlah aliran pikiran golongan (class society) yang diajarkan oleh Kalas Mark Angels, dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kalk Mark atas kehidupan social ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Paham agama ideology bersumber dari falsafah amama. Ideology pancasla merupakan tatantan nilai yang digali dari nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Ideology mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Politik

Politik berasal dari “politics” yang mengandung makna kekuasaan / pemerintahan / ‘policy’ yang berabri kebijaksanaan. Politi dalam negeri adalah kehidupan dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian penetibfan naisonal dalam pergaulan antar bangsa. Ketahanan pada aspek politi diartikan sebagai konsisi dnamik kehidupan pulitik bangsa. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketahan ekonomi berarti sebagai kondisi dinamis kehidupan bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan, kekuatan nasional.

Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang mewujudkan dalam tingka laku dan hasil dari tingkah laku. Kebudayaan daerah sebagai suatu system nilai yang yang menuntun sikap prilaku dan gaya hidup merupakan odentitas dam kebanggaan diri suku bangsa yang besangkutan. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebganggaan Indonesia.ketahanan di bidang social budaya atau ketuhanan social buadya yang berisi keuletetan.

BAB IV

Politik dan Srtetgi Nasional

Pengertian Politik, Strategi dan Polstanas

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia” yang akar katanya adalah “Polis” berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan “teia” berarti urusan.

Negara merupakan suatu organisasi dalam wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang di tatati oleh rakyatnya. kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginanya.

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik.

Kebijakan “policy” adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

Distribusi adalah pembagian dan pengaalokasian nilai-nilai dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani “ Staregia” yang berabrti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijaksanaan dan pengambilan kebijakan untutk mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Tingkat kebijakan meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional.

Politik adalah cara mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. System menajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus perumusan, pelakasanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan.

Pengembanan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia masyarakat Indonesia secara berkelanjutan memanfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah system, sehingga lebih tepat jika kita menggunakan isilah ‘sisem manajemen’.

Implementasi Polstranas di Bidang Pilitik

- Politik dalam negeri, tujuannya adalah memperkuat keberadaaan da kelangsungan Negara Kesatuan Indonesia yang bertumpu pada kehidupan Negara kesatuan republic Indonesia.

- Politik luar negeri, tujuannya adalah menegaskan arah polit negeri Indonesia yang beabas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

- Penyelenggaraan dunia, bertujuan membersihkan penyelenggaraan dunia dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

- Komunikasi, Informasi dan Media Massa, tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional.

- Agama bertujuan untuk memantapkan fngsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual dan etika.

- Pendidikan bertujuan mengupayakan perluasn dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

Implementasi dibidang Sosial dan Budaya

- KEsehatan dan Kesejahteraan Sosial bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling menuntungkan.

- KEbudayaan, Kesenian dan Pariwisata berujuan mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber pada warisan budaya.

- Kedudukan dan Peranan Perempuan bertujuan meningkakan kedudukan dan peranan perempuan.

- Pemuda dan Olah Raga bertujuan menumbuhkan budaya olahraga.

- Pembangunan Daerah secara umum diarikan untuk mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab.

- Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup bertujuan mengelola sumber daya alam dan memeliharanya.

Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menatata kembali Tentara Negara Indonesia sesuai paradigm baru secara konsisten melalui reporsisi, redifinisi dan rekaktualisasi peran TNI sebagai alat Negara untuk melindungi dan mempertahankan keutuhan NKRI.TNI meningkatkan rasio kekuatan kemponen dan mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan Negara.*

*Rangkuman dari buku : Pendidikan Kewarganegaraan penerbit Gramedia

NB: maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.

itaita

BAB I

Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan


Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan dan KEmpetensi yang Diharapkan

Perjalanan panjang bangsa Indonesia yang dimulai sejak era sebelum dan selama penjajahan, kemudian dilanjutkan dengan era perebutan dan memepertahankan kemerdekaan sampai hinga era pengisian kemerdekaan, menimbulkan kindisi dan tuntunan yang berbeda sesuai dengan jamannnya.

Globalisasi ditandai oleh kuatnya pengaruh lembaga-lembaga kemasyarakatan internasinal. Semangat perjuangan bangsa yang merupakan kekuatan mental spiritual telah melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam masa perjuangan fisik.

Masyarakat dan pemerinah suatu Negara berupaya menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan penerusnya secara berguna dan bermakna. Kualitas Negara tergantung pada keyakinan dan pegangan hidup mereka dalam bermasyarakat dan bernegara.

Pendiikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik.

-PEngertian Bangsa

Pengertian Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan keurnan ,adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Bangsa adalah kumpulan manusia yang biasanya terikat dengan kesatuanbangsa dan wilayah tertentu di muka bumi.

- Pengertian Negara

Adapula teori terbentuknya Negara :

  1. Teori hokum Alam, pemikiran pada masa Plato dan Aristoteles
  2. Teori ketuhanan (Islam dan Kristen): segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan.
  3. Teori perjanjian oleh Thomas Hobbes : Manusia menghadapi kondisi alam dan timbulah kekerasan.

Negara dan Warga Negara dalam system kewarganegaraan di Indonesia dasarnya mensyaratkan adanya wilayah pemerintahan, pendudk sebagai warga Negara dan pengakuan dari Negara-negara lain sudah dipenuhi oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI adalah Negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB.

- Pengertian Demokrasi

Demokrasi dapat diartikan sebagai suatu mekanisme dan cita-cita hidup berkelompok yang di dalam UUD 1945 dsebut kerakyatan. Demokrasi dapat diartikan juga merupakan pola hidup berkelompok dalam organisasi Negara.Demokrasi Indonesia adalah pemerintahan rakyat yang berdasarkan nilai-nilai falsafah pancasila atau pemerintahan dari dan oleh dan untuk rakyat.

BAB II

Wawasan Nusantara

Wawasan Nasional Suatu Bangsa

Pemerintah suatu bangsa memerlukan suau konsepsi berupa wawasan nasional untuk menyelenggarakan kehidupannya wawasan nasinal untuk menyelenggarakan kehidupannya. Wawasan ini dimasksudkan untuk menjalin kelangsungan hidup, keutuhan wilayah serta jati diri bangsa. Kata wawasan itu sendiri berasal dari wawas (bahasa jawa) yang artinya melihat atau memandang. Dengan akhiran ‘an’ kata ini secara harfiah berarti cara penglihatan atau cara tinjau atau cara pandang.

Wawasan nasional adalah cara pandang suatu bangsa yang telah menegara tentang diri dan lingkungan dalam eksistensinya yang serba terhubung (melalui interaksi dan interelasi) dan dalam pembangunannya di lingkungan nasional (termasuk local dan propisional), regional dan global.

Teori Paham Kekuasaan dan Teori Goepolitik

  1. Paham Machiavelli (Abad VII) : gerakan pembaruan (renaissance) yang dipacu oleh masuknya ajaran Islam di Eropa Barat sekitar abad VII.
  2. Pahan Kaisar Napoleon Bonaparte (Abad VIII) : Napoleon berpendapat bahwa perang dimasa depan akan merupakan perang otal yang mengarahkan segala daya upaya dan kekuatan nasional.
  3. Paham Jendral Clausewitz (Abad VIII) : Setelah Rusia bebas Clausewitz kembali diangkat menjadi kepala sekolah staf dan komando Ruisa, disana dia menulis buku tentang perang berjudul ‘Vom Kriege (Tentara PErang).
  4. Pahan Feuerbach dan Hegel : paham metereialisme Feuerbach dan teori sintetis Hegel menimbulkan dua aliran besar barat yang berkemang di dunia.
  5. Paham Lenin (Abad IXI) Lenin telah memodifikasi paham Feusewitz, menurutnya perang adalah kelanjutan politik dengan cara kekerasan.
  6. Paham Lucian W. Pye dan Sidney : dalam buku Political Culture and Political Development (Princeton University Press, 1972).

Teori Geopolitik

  1. Pandangan ajaran Frederich Ratzel pada abad ke 19, merumuskan untuk pertamakalinya Ilmu bumi politik sebagai hasil penelitiannya yang ilmiah dan universal.
  2. Pandangan ajaran Rudolf Kjellen : Kjellen menegaskan bahwa Negara adalah suatu organisasi yang dianggap sebagai ‘prinsip dasar’.
  3. Pandangan ajaran Karl Haushofer : pokok-pokok teori Haushoferini pada dasarnya menganut teori atau ajaran atau pnadangan Kjellen dan bersifat ekpansif.
  4. Pandangan ajaran Sir Halford Mackinder : toiri ini pada dasarnya menganut konsep kekuatan dan mencetuskan Wawasan BEnua, yaitu kekuasaan di darat.
  5. Pandangan ajaran Sir Walter Ralaigh dan Alferd Thyler Mahan : kedua ahli in mempunyai ajaran wawasan BAhari, yaitu kekuatan lautan.
  6. Pandangan ajaran W. Mitchel, A Saversky, Giulio Douhet dan John Frederik Charles Fuller : mereka melahirkan teori Wawasan Dirgantara yaitu konsep kekuatan di udara.
  7. Ajaran Nichoas J. Spykman : menghasilkan teori Daerah bebas (rimland).

BAB III

Ketahan Nasional

Latar BElakang

Republik Indonesia bukanlah egara kekuasaan yang penyelanggaraannya didasarkan atas kekuasan semata sehingga menciptakan system dari pola politik yang totatiter melainkan Negara hukum. Rumusan ketahan yang babku sangat dibutuhkan dalam menghadapi dinamika perkembangan dunia dari masa ke masa. Ketahan nasional adalah konsisi dinamis bangsa Indonesia yang meliputi segenapa spek jehidupan nasional yang teritegrasi.

Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelanggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang, serasi dan selaras dalam serluruh aspek kehidupan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa untuk menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebebesar-berasnya kemakmuran rakyat secara adil dan merata.

Asas Asas KEtahanan Indonesia

  1. Asas Kesejahteraan dan keamanan
  2. Asas Komperehensif Integeral aau mennyeluruhTerpadu
  3. Asas Kekekluargaan

Sifat Ketahanan Nasional Indonesia

  1. Mandiri
  2. Dinamis
  3. Wibawa
  4. Konsultasi dan Kerjasama

Pengaruh Aspek KEtahanan Nasional Terhadap KEhidupan BErbangsa dan Bernegara

Tannas sesungguhnya merupakan gambaran dari konsisi system (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek oada saat tertentu. Ideologi adalah suatu sitem sekaligus kebutuhan ajaran yang memebrikan motivasi. Liberalisme adalah ajaran oikiran perorangan. Ajaran ini mengajarkan bahwa Negara adalah masyaratak hokum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak social). Komunisme adlah aliran pikiran golongan (class society) yang diajarkan oleh Kalas Mark Angels, dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kalk Mark atas kehidupan social ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Paham agama ideology bersumber dari falsafah amama. Ideology pancasla merupakan tatantan nilai yang digali dari nilai dasar budaya bangsa Indonesia yang sudah sejak ratusan tahun lalu tumbuh berkembang di Indonesia. Ideology mengandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa.

Pengaruh Aspek Politik

Politik berasal dari “politics” yang mengandung makna kekuasaan / pemerintahan / ‘policy’ yang berabri kebijaksanaan. Politi dalam negeri adalah kehidupan dan kenegaraan berdasarkan pancasila dan UUD 1945. Politik luar negeri adalah salah satu sarana pencapaian penetibfan naisonal dalam pergaulan antar bangsa. Ketahanan pada aspek politi diartikan sebagai konsisi dnamik kehidupan pulitik bangsa. Perekonomian adalah salah satu aspek kehidupan yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Ketahan ekonomi berarti sebagai kondisi dinamis kehidupan bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan, kekuatan nasional.

Kebudayaan merupakan seluruh cara hidup suatu masyarakat yang mewujudkan dalam tingka laku dan hasil dari tingkah laku. Kebudayaan daerah sebagai suatu system nilai yang yang menuntun sikap prilaku dan gaya hidup merupakan odentitas dam kebanggaan diri suku bangsa yang besangkutan. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebganggaan Indonesia.ketahanan di bidang social budaya atau ketuhanan social buadya yang berisi keuletetan.

BAB IV

Politik dan Srtetgi Nasional

Pengertian Politik, Strategi dan Polstanas

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia” yang akar katanya adalah “Polis” berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu Negara dan “teia” berarti urusan.

Negara merupakan suatu organisasi dalam wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang di tatati oleh rakyatnya. kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai keinginanya.

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik.

Kebijakan “policy” adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu.

Distribusi adalah pembagian dan pengaalokasian nilai-nilai dalam masyarakat.

Strategi berasal dari bahasa Yunani “ Staregia” yang berabrti “the art of general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijaksanaan dan pengambilan kebijakan untutk mencapai cita-cita dan tujuan nasional. Tingkat kebijakan meliputi kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional.

Politik adalah cara mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. System menajemen nasional berfungsi memadukan penyelenggaraan siklus perumusan, pelakasanaan dan pengendalian pelaksanaan kebijaksanaan.

Pengembanan nasional merupakan usaha peningkatan kualitas manusia masyarakat Indonesia secara berkelanjutan memanfaatkan kemajuan Ilmu pengetahuan dan teknologi.

Manajemen nasional pada dasarnya merupakan sebuah system, sehingga lebih tepat jika kita menggunakan isilah ‘sisem manajemen’.

Implementasi Polstranas di Bidang Pilitik

- Politik dalam negeri, tujuannya adalah memperkuat keberadaaan da kelangsungan Negara Kesatuan Indonesia yang bertumpu pada kehidupan Negara kesatuan republic Indonesia.

- Politik luar negeri, tujuannya adalah menegaskan arah polit negeri Indonesia yang beabas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.

- Penyelenggaraan dunia, bertujuan membersihkan penyelenggaraan dunia dari korupsi, kolusi dan nepotisme.

- Komunikasi, Informasi dan Media Massa, tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan peran komunikasi melalui media massa modern dan media tradisional.

- Agama bertujuan untuk memantapkan fngsi, peran dan kedudukan agama sebagai landasan moral, spiritual dan etika.

- Pendidikan bertujuan mengupayakan perluasn dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan.

Implementasi dibidang Sosial dan Budaya

- KEsehatan dan Kesejahteraan Sosial bertujuan meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling menuntungkan.

- KEbudayaan, Kesenian dan Pariwisata berujuan mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber pada warisan budaya.

- Kedudukan dan Peranan Perempuan bertujuan meningkakan kedudukan dan peranan perempuan.

- Pemuda dan Olah Raga bertujuan menumbuhkan budaya olahraga.

- Pembangunan Daerah secara umum diarikan untuk mengembangkan otonomi daerah secara luas, nyata dan bertanggung jawab.

- Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup bertujuan mengelola sumber daya alam dan memeliharanya.

Implementasi di Bidang Pertahanan dan Keamanan

Menatata kembali Tentara Negara Indonesia sesuai paradigm baru secara konsisten melalui reporsisi, redifinisi dan rekaktualisasi peran TNI sebagai alat Negara untuk melindungi dan mempertahankan keutuhan NKRI.TNI meningkatkan rasio kekuatan kemponen dan mengembangkan kekuatan pertahanan keamanan Negara.*

*Rangkuman dari buku : Pendidikan Kewarganegaraan penerbit Gramedia

NB: maaf kalau ada kesalahan dalam penulisan.

itaita

About these ads

4 gagasan untuk “Pendidikan Kewarganegaraan

    • ihihi… :D
      iya ini emang tugas mata kulia softskill kampus…
      plajaran’a mirip2 pljrn SMA…
      makasiii dah mampir n baca artikel’a :)
      d tunggu singgahan yag berikut’a

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s